Friday, October 21, 2005

PENYELAMATKU

Jerit tangismu sudah menjadi hal biasa buatku
Saat kau terbangun malam-malam ataupun kala kau terbangun subuh
Gelap, pekat, dingin tapi suaramu begitu menyejukkan.
Gangguan? Tak mungkin! Itu bukan gangguan!
Itu adalah kebahagiaan tak terhingga.
Saat kau baru datang berlumur darah, itu pun terlihat indah.
Pemandangan tak ada duanya, tiganya
Sungguh indah
Entah dari mana kau datang
Dari langitkah, dari bulankah atau dari liang bawah tanah
Semuanya indah, semuanya membahagiakan luar biasa
Perasaan itu tak akan pernah hilang
Kala suster berbaju putih itu datang memberi kabar bagaimana kehadiranmu ke dunia adalah kabar terindah yang pernah ku dengar
Engkau kecil, engkau datang terlalu cepat, sangat cepat,
Belum waktunya tapi tak apalah
Semua sudah ada takdirnya ini semua kehendaknya
Terima kasih

No comments: